surabaya, 23 Oktober 2008
saat itu gaduh, music berdetum-dentum keras di gendang telingaku...pandangan masi cukup jelas untuk melihat gebby jingkrak-jingkrak di depan ku, mirip cacing kepanasan sambil meliuk-liuk nggak jelas...di sekeliling juga banyak yang melakukan hal serupa, sebelum pandangan seluruh orang mulai tertuju pada penari latar di panggung dan mencoba menjejali penonton dengan kemolekan yg menggiurkan...
aq hanya bisa melongo dan tak sadar meneguk segelas, dan segelas, dan segelas lagi....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar